PENDALAMAN PEDOMAN PENGHAYATAN DAN PENGAMALAN PANCASILA

Pancasila adalah pancaran nilai-nilai luhur yang membimbing kehidupan seluruh rakyat indonesia untuk memppertahankan kelangsungan hidup bangsa.sebagai langkah-langkah awal untuk mempertahankan kelangsungan hidup bangsa.Sumber dari segala sumber hukum di negara kita.Pembangunan nasional adalah contoh wujud pengamalan pancasila itu sendiri.Pandangan hidup pancasila merupakan tonggak penting upaya bangsa indonesia untuk membangun bangsa kita.Untuk itu di perlukanlah pendekatan dengan cara menyeluruh,komprehensiv dan holistic.

Ini adalah beberapa pendekatan-pendekatan :

Pendekatan yuridis-konstitusional :

Kedudukan ini bersifat memaksa dan mengikat.secara formal normatif ideal serta imperatif.Pendekatan ini berdasarkan analisis dan mengorientasi pada ketentuan hukum yang ada di negara kita.Di sini pancasila dalam pembukaan UUD 1945 menjelaskan tentang pancasila sebagai nilai-nilai resmi yang menjadi norma utama dan tertinggi.Pancasila di posisikan sebagai batu ujian dalam mengukur kebenaran dan kebaikan dalam hubungannya.

Pendekatan Filosofis-Religius

Mengandung arti :

Obyek ilmiah : di batasi dimensi ruang dan waktu.

Obyek formal : untuk mendapatkan kebenaran ilmiahnya.(tidak adanya sebuah penjelasan yang nyata)

Secara umum manusia tidak pernah merasa puas oleh karena itu manusia sering menuntut segala sesuatu tanpa memikirkannya terlebih dahulu.

Pendekatan Historis :

Artinya : suatu bentuk pendekatan yang bertujuan untuk megerti dan memahami objek yang berpaku pada proses tersebut,perkembangan dan konteks dalam segi waktu sehinggapendekatan sejarah itu bisa di tangkap dalam suasana kebatinan,semangat zaman,dan perkembangan pemikiran manusia mengenai hidup dan lingkungannya.

Akan nampak bagaimana pancasila sebagai nilai sosial budaya tumbuh dan berkembang apabila pendekatan historis itu dikaitkan dengan pancasila, sehingga dapat dipahami mengapa diperlukan pedoman pengamalan pancasila yang kemudian disebut eka prasetya pancakarsa dalam ketetapan MPR No. 11 tahun 1978.

Pendekatan obyektif praktis:

Maksud dari amal dan kerja dalam kehidupan sehari-hari dalam P4 hanya sebagai pedoman sikap dan tingkah laku, berdasar pancasila agar mudah diamalkan maka perwujudan dalam 36 butir nilai itu dijabarkan sesuai dengan P4 petunjuk pelaksanaannya yang tidak bertentangan dengan P4 itu, dapat melakukan pendekatan obyektif tersebut.

Liberalisme dan totaliter

Proses pembahasan dasar negara dalam dewan konstituate yang berlarut-larut bisa terjadi karena para anggota konstituate telah meninggalkan konsensus menerima pancasila sebagai dasar negara “diperdebatkan kebenarannya” melalui Dekrit 5 Juli 1959. Presiden sukarno menetapkan UUD ’45 kembali. Dewan konstituate bubar, dan dibentuklah MPR(S) dan DPR gotong royong sebagai Lembaga Legislatif, setelah itu kehidupan Liberal berakhir tragis.

Aktualisasi Pancasila Zaman Orde Baru

Lahir sebagai reaksi penyelewengan terhadap pancasila. Beberapa langkah dan tindakan dalam masa orba meliputi:

1. Mempoposikan pancasila sebagai sumber dari beberapa sumber hukum

2. Menetapkan pokok pikiran mengenai pelaksanaan demokrasi pancasila yang bersumber dalam sila ke4

3. Melaksanakan pemilu (tahun 1972) guna membentuk lembaga-lembaga negara (DPR dan MPR)

4. Mengamalkan/mengaktualisasikan pancasila dalam kehidupan rakyat (melaksanakan pembangunan 5 tahun) → diawali pada tahun 1969

Pengamalan pancasila dalam kehidupan bangsa dan negara menjabarkan nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila→ haruslah dengan sikap yang mudah dan sederhana agar mudah dilaksanakan pada masyarakat umumnya.

Pelestarian pancasila sebagai tugas sejarah :

Pelaksanaan pancasila tidaklah selalu berhasil dan gagal itu di karenakan :

Dalam penerapannya sering di hadapkan hal-hal yang dilematis.

Lahirnya generasi baru yang tidak mengalami masa penjajahan di harapkan mampu memahami sejarah di karenakan mereka akan memperoleh gambaran dan persepsi masa dahulu,Kesempitan wawasan sejarahnya akan mudah menimbulkan apatisme dan frustasi mengenai hal-hal yang timbul di masyarakat sekarang.

Pancasila dan Tantangan di masa datang :

Pergeseran dan perubahan nilai-nilai akan menim,bulkan kebimbangan,dengan masuknya arus kebudayaan luar dengan berbagai aspek.Seperti adanya teknologi yang semakin canggih menimbulkan efek yang tidak sesuai dengan nilai-nilai bangsa karena tidak semua budaya dari luar dapat di awasi setiap waktu.

Di sinilah perlu adanya pelestarian nilai pancasila dengan tujuan pembangunan manusia seutuhnya.Keberhasilan suatu bangasa di dukung oleh regenerasinya,dengan upaya untuk tetap memelihara aktualitas nilai pancasila sehingga mampu menjawab tantangan yanng ada.

Membangun manusia seutuhnya :

Di maksudkan :Untuk mewariskan dan melestarikan kepada generasi penerus dengan tujuan pembinaan manusia sebagai subyek negara secara mutlak.

Hakikat pembangunan nasional adl membangun manusia seutuhnya dengan menegakkan,mengembangkan,mewariskan,melestarikanya denagan berdasar pancasila.INi mencerminkan kepribadian,martabat.kualitas manusia Indonesia masa de;pan.

Rumusan tujuan pendidikan nasional :

●Dalam rumusan pendidikan nasional yang berdasarkan GBHN,membahas tentang :

Untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia agar beriman serta menumbuhkan dan memperdalam ras cinta pada tanah tanah air.

●Dalam rumusan tujuan pendidikan nasional UU RI NO.2 1989 :

Mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia indonesia seutuhya.

Pembudayaan pancasila sebagai ideologi nasional :

Menuru Ralp.Linton :

Dewasa ini tidak ada suatu bangsa yang hidup dengan kebudayaan asli karena ada kontak budaya yang terjadi dalam kurun waktu yang lama,Unsur kebudayaan asli kurang lebih hanya 15% saja.

Perkembangan IPTEK merupakan bentuk kontak-kontak budaya yang di anggap sebagai ancaman,karena bertentangan dengan nilai budaya.

Karena bangsa indonesia memiliki beragam suku/etnis perlu di ajarkan pembudayaan pancasila sejak dini dalam kehidupan sosial anak-anak melalui pendidikan formal dan informal.

Membudayakan Pembangunan manusia seutuhnya ;

Tahap pertama :pembangunan di dukung oleh pemanfaatan SDA yang dieksploitasi

Tahap kedua :Penggunaan kombinasi antara pemanfaatan SDA dan SDM

Tahap ketiga ;Pembangunan mutu manusia (kualitas bukan kuantitas)

Aspeknya meliputi:kesadaran ideologis,wawasan kultural,oriental ekonomis,sosial,perkembangan iptek,komitmen dengan wawasan lingkungan.

Manusia dan kebudayaan :

Manusia adalah makhluk budaya.

Sebagai keseluruhan dari pikiran karya dan hasil karya manusia yang manifestasinya :ide-ide,gagasan,norma,aktifitas kelakuan,benda-benda karya manusia.

Kualitas manusia dan kebudayaan yang tinggal landas :

Tantangan pada masa lalu tentunya berbeda dengan yang sekarang di karenakan :semakin meningkaktnya kulitas dan kuantitas,

Dengan hadirya iptek yang berkembang dan adanya keterbatasan alam mapu membentuk manusia yang kreatif dan berkarya mendorong pola berpikir yang baru.

Faktor pendukung pembudayaan pancasila

Yaitu;pengalamn kita dalam upaya melestarikan sebagai dasr negara dan pandangan hidup.

Ideologi politik ;

Fungsi : memberikan pegangan untuk melangkah ke tujuan yang di inginkan,menyatukan langkah hidup denagan pasti dan bertanggung jawab.

Ideologi Indonesia adalah Pancasila

Dan Indonesia talah mendapat pengakuan dari negara luar mengenai :

1.berhasilnya membentuk ideologi

2.menciptakan bahasa nasional sehingga mempererat hubungan antar daerah

3kerukunan antar umat beragama.

4memprioritaskan pembangunan pertanian(yang merupakan hasil pangan terbesar Indonesia)

5Kemajuan dalam Iptek

6Kemanunggalan ABRI dan rakyat

7faktor penghambat:

Timbulnya kesenjangan sosial antara orang kota dan desa.mengakibatkan pergeseran nilai.

Ideologi

Merupakan inti dasar kehidupan bangsayang berlandaskan keyakinan dan motivasi.(ideologi marxisme dan Liberalisme)

Menanamkan pengaruh kepada bangsa lain dengan dampak :krisis idntitas

Ekonomi

Kemajuan dan kemunduran ekonomi membawa masyarakat dunia saling berhubugan dan tergantung.

IPTEK :

Iptek membawa manusia lebih manusiawi,sekaligus mengakibatkan krisis identitas dan menentukan martabat manusia.

powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes
This template is brought to you by : allblogtools.com | Blogger Templates